Minggu, 24 Februari 2013

Ilmu Geomorfologi

Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi dan perubahan-perubahan yang terjadi pada bumi itu sendiri. Geomorfologi biasanya diterjemahkan sebagai ilmu bentang alam. Mula-mula orang memakai kata fisiografi untuk ilmu yang mempelajari tetang ilmu bumi ini, hal ini dibuktikan pada orang-orang di Eropa menyebut fisiografi sebagai ilmu yang mempelajari rangkuman tentang iklim, meteorologi, oceanografi, dan geografi. Akan tetapi orang, terutama di Amerika, tidak begitu sependapat untuk memakai kata ini dalam bidang ilmu yang hanya mempelajari ilmu bumi saja dan lebih erat hubungannya dengan geologi. Mereka lebih cenderung untuk memakai kata geomorfologi.. .
Untuk selengkapnya file dapat di unduh disini.
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Alhamdulillah dipagi yang cerah ini saya kembali ngeblog lagi setelah sekian lama tidak membuat postingan lagi (sampai - sampai pada blog saya ditumbuhi rumput liar setinggi lutut orang dewasa).
Skripsi . . . .lho kok tiba - tiba nyampenya skripsi? ya karena kata ada korelasinya dengan lamanya saya tidak membuat postingan di blog saya. . hmmm mungkin saja kalau dijadikan judul skripsi bisa seperti ini " Korelasi Antara Lama Pembuatan Skripsi Dengan Lama Membuat Postingan Baru Di Blog Mahasiswa Universitas X Tahun 2013 ". itu baru judul , masalah Latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, manfaat ga usah dibahas ya. Pusing jadinya kalau saya harus mikir skripsi lagi.
Oke kembali ke Skripsi, ,mungkin dia (Skripsi) yang harus bertanggung jawab dengan semua ini (lamanya saya tidak membuat postingan), hal ini dikarenakan pada saat itu (Bulan Januari - Februari) saya sangat disibukkan dengan persiapan Sidang Skripsi saya. .Ingat ! Sidang Skripsi, bukan Sidang Kasus Korupsi !. .hal itu memang agak mirip, tapi tetep aja beda jauh !!!. .Ah tapi yasudahlah, lupakan.
Sebenarnya sih saya bisa saja Sidang Skripsi pada akhir November, Tapi dikarenakan pada semester tersebut saya masih aktif mengambil mata kuliah ya jadinya saya tidak diizinkan ujian pada saat itu juga. . ToT *Emotnangis. Keputusan dari pihak kampus pada saat itu adalah saya harus menunggu sampai Yudisium (akhir Januari) untuk bisa maju Sidang.. T","T *Emotsedih. Tunggu dulu - tunggu dulu kesedihanku bukan karena tanpa sebab saudara - saudara sekalian, antara lain karena:
1. Di PHP in Dosen (terutama dosen wali)
2. Perjuangan pengebutan pembuatan skripsiku jadi 'agak' sia -sia
3. Takut ketika nanti Sidang, saya malah lupa dengan isi Skripsi saya.
dari ketiga point tersebut, yang paling mengganggu saya adalah point ke - 3. Yaaa !!! saya cuma takut lupa terhadap isi Skripsi saya karena sangking lamanya menunggu waktu Sidang !.
Tapi untunglah, Tuhan memberikan pertolongan kepada mahasiswa tingkat akhir-Nya . . .Pada pertengahan bulan Januari, saya mencoba menghadap ke Pak Kepala Jurusan, ,dan dengan sangat memelas saya memohon untuk jadwal Sidang saya dipercepat. Dan mungkin entah merasa kasihan dengan kehinaan saya atau  males lihat muka saya lama - lama, beliau akhirnya bersedia memajukan jadwal Sidang saya menjadi 1 minggu sebelum Yudisium (22 Januari 2013). Alhamdulillah. Barokallah.

Selasa, 01 Januari 2013

Review buku Cancut Marut

Oke. Sebelum gue menjabarkan inti dari tulisan ini, gue mau menceritakan awal mula perjuangan gue untuk memutuskan membeli buku ini. . .yaaa, untuk memutuskan beli atau tidaknya buku ini, gue perang batin, antara penasaran sama bukunya temen SMA gue Edo (Karena bagiku gue ini mustahil, masa iya seorang Edo yang waktu SMA lebih sering dipanggil Andika eks Kangen Band bisa menghasilkan sebuah buku?) sama rasa sayang gue yang amat dalam terhadap isi dompet gue. Miris. Untuk itu penderitaan tersebut tidak usah gue cerita kan lebih dalam lagi.
Untuk mendapatkan bukunya malah lebih dramatis lagi, awalnya gue niat banget beli di Gramedia, tapi setelah gue pikir pikir nanti ga istimewa. Padahal si gue ngincer dapet potongan harga (kalo beli di Gramedia pastinya ga bisa ditawar alias dapet potongan harga!). Cerdik banget kan gue. Akhirnya gue putuskan untuk membeli pada penulisnya langsung yaitu Edo, dengan asumsi (1) gue dapet potongan harga (syukur2 gratis), (2) gue dapet tanda tangannya (mumpung doi belum terkenal) (3) gue dan doi bisa hina - hinaan. Gue sedihhh, karena asumsi gue yang pertama ga di acc T.T. Tapi tak apalah, yang penting gue masih bisa bertemu dengannya dan dengan begitu gue bisa hina - hinaan sama doi.

Oke, sekarang masalah isi buku itu sendiri. Bagi gue pribadi buku ini sangat menghibur sekali, lebih menghibur dari pada acara di tipitipi. Gue baru baca bagian "Thanks" nya saja udah ngekek abiss. .Gue ga nyangka, gue shock, gue stres tapi ga jadi deng, temen SMA gue yang dulunya lebih mirip Andika eks Kangen Band bisa menghasilkan sesuatu se lucu & se absurd ini. .Halaman demi halaman gue baca, (emang si butuh waktu agak lama buat gue membaca semua buku ini, karena pada dasarnya gue males baca berlama - lamaan. Sampai akhirnya buku ini selesai gue baca). Sepajang jalan kenangan eh maksudnya sepanjang gue baca buku ini, gue suka ketawa-ketiwi sendiri. Tapi diantara bab - bab yang penuh ke absurd an, bab yang paling bikin gue ngakak banter (sampe gue dimarahi nyokap gara2 ketawa gue keras banget) adalah bab tentang " Kancut yang Malang" dan "Temen Kontrak".
Khusus tentang "Temen Kontrak", gue merasa prihatin dengan Nigo. Entah dimana abah Nigo berada, gue harap dia tidak mengajukan kasasi terhadap Edo. hahahaha. Gue sendiri adalah saksi hidup terhadap peristiwa maha dahsyat itu. Gue tahu betapa akrabnya (atau mungkin mesranya) mereka dulu. Gue dulu ga tahu istilah HOMO, jadi waktu itu gue ga berfikir bahwa mereka Homo. Tapi syukurlah ternyata mereka memang bukan Homo. 
Bagi gue si buku ini sangat pantas untuk kalian miliki, karena buku ini sangat menghibur disamping itu buku ini menceritakan sesuatu realita kehidupan seorang mahasiswa yang kadang tak terungkap. 
Sukses ya Sir buat buku elo, , ,
Salam Tugiran Comunity